Setelah mengumumkan early access Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL di Steam pada 13 November, One or Eight akhirnya merilis demonya terlebih dahulu.
Dilansir dari AUTOMATON West, demo ini akan menjadi kesempatan pertama bagi semua orang untuk mencoba game tersebut tanpa harus mendaftar sebagai beta tester.
Warota sendiri akan membawa kalian ke dunia fantasy bernama Luna. Setelah bereinkarnasi, kalian tinggal di sebuah desa yang berada tepat di sebelah kastil Raja Iblis.
Masalahnya, Raja Iblis di dunia ini juga merupakan seorang idola pop yang suka mengadakan konser.
Suara konsernya membuat monster di sekitar kastil menjadi agresif dan menyerang desa yang masih dalam kondisi rusak.
Sebagai seorang Bounder yang mendapatkan kekuatan menciptakan sesuatu dari dewi, kalian harus membangun kembali desa tersebut.
Kalian bisa mengumpulkan resource, membuat berbagai bangunan, mengurus ladang, dan merekrut penduduk baru.
Desa tersebut juga perlu dilindungi dari gelombang monster yang datang setelah konser Raja Iblis selesai. Oleh karena itu, aktivitas membangun dan mengembangkan desa akan berjalan bersamaan dengan combatnya.
Demo Warota sendiri akan menyediakan sekitar dua hingga tiga jam gameplaynya. Kalian bisa mencoba village building, crafting, dan combat sampai pertarungan melawan boss pertamanya.
Demo ini juga sudah mendapatkan beberapa penyesuaian dibandingkan open beta sebelumnya.
Salah satunya adalah lagu vokal baru untuk konser Raja Iblis Platina Goldcaster yang dibuat dan diaransemen oleh Maron dari kolektif musik indie IOSYS. Ya, kalian tidak salah baca, ini beneran IOSYS.
Warota saat ini masih dalam tahap pengembangan aktif.
Developernya sendiri berencana menambahkan konten serta melakukan penyesuaian sebelum Early Access dimulai, sehingga pemain bisa memberikan feedback melalui akun X resmi, server Discord komunitasnya, serta Google Survey yang tersedia di halaman pengumuman demo.
Demo Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL sudah tersedia secara gratis di Steam. Versi PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 juga direncanakan hadir setelah game penuhnya tersedia.
Bagaimana menurut kalian dengan Warota yang menggabungkan pembangunan desa dan serangan monster setelah konser Raja Iblis ini? Apakah kalian tertarik mencoba demonya di Steam? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya!





