Koda Games bersiap membawa proyek Fat Goblins ke ajang Tokyo Game Show 2026 lewat versi demo yang padat dengan hal baru.
Game multiplayer ini bakal menampung hingga 32 orang sekaligus untuk saling bentrok dalam format dua kubu yang masing-masing berisikan 16 anggota.
Dilansir dari pengumuman terbarunya, demo seru ini bisa langsung kalian cicipi di Hall 9, Indie Game Area, Booth EB mulai 17 hingga 21 September 2026.
Sang developer menjanjikan bahwa seluruh variasi kelas karakternya bakal terbuka penuh untuk dicoba, termasuk kelas anyar bernama Necromancer.
Kehadiran kelas Necromancer otomatis menjadi salah satu primadona utama yang ditawarkan Koda Games dalam ajang TGS 2026 ini. Kelas unik ini membekali kalian dengan kemampuan magis untuk membangkitkan jasad para goblin yang sudah tumbang di medan perang.
Para prajurit yang berhasil dibangkitkan tersebut bakal patuh menjadi pasukan mayat hidup untuk mengacaukan formasi musuh. Karena kemampuan ini sangat bergantung pada kondisi arena, kalian wajib membaca situasi dan mencari momen paling pas sebelum merapal mantranya.
Keberadaan sang Necromancer ini dijamin bakal membuat variasi taktik kalian menjadi jauh lebih dinamis dan sulit ditebak. Dalam satu sesi match, setiap kubu hanya diizinkan untuk memakai satu hero class mematikan ini pada waktu yang bersamaan.
Game aksi ini menawarkan format baku hantam masif 16v16 yang pastinya bakal sangat rusuh dan penuh kekacauan. Dua kubu bakal saling sikut dalam pertempuran epik yang meleburkan sistem capture the flag, perebutan wilayah, dan misi penyelamatan.
Setiap kubu punya tugas berat untuk menyelamatkan tuan putri mereka dari kurungan markas lawan. Pada saat yang sama, kalian juga harus cerdik menculik tuan putri milik kubu musuh untuk dibawa pulang ke kastil kalian sendiri.
Sistem pertarungan ini terasa makin gila karena kalian dibebaskan untuk mengganti kelas karakter secara instan di tengah panasnya arena. Kalian cukup memungut berbagai jenis topi ajaib yang berserakan di tanah untuk beralih peran menjadi warrior, mage, maupun archer.
Fitur pergantian kilat ini membebaskan kalian untuk langsung beradaptasi dengan kebutuhan kubu masing-masing. Kalian tidak perlu lagi repot-repot menunggu waktu respawn atau berganti match untuk mengubah gaya bertarung.
Benda seperti topi rupanya tidak cuma berfungsi sebagai aksesoris kosmetik belaka di dalam semesta Fat Goblins. Item unik ini memegang peranan krusial sebagai penentu spesifikasi kelas karakter yang sedang kalian mainkan saat itu.
Mekanik nyeleneh ini memaksa kalian untuk selalu memperhatikan barang apa saja yang jatuh di sekitar area pertempuran. Pergantian kelas bisa langsung dieksekusi kapan pun kalian menemukan topi yang pas dengan situasi di lapangan.
Pihak studio sengaja menyuntikkan konsep ini demi menjaga ritme pertempuran agar selalu terasa segar secara real-time. Kalian bisa langsung berganti peran saat kubu kalian mendadak butuh tambahan daya gedor atau pertahanan baja.
Mekanik baku hantam di game ini nyatanya juga sangat bergantung pada sistem pembangunan fasilitas dan manajemen sumber daya. Kalian bisa bergotong royong menebang pohon di hutan untuk mengumpulkan kayu sebagai bahan baku utama konstruksi.
Tumpukan material ini nantinya bisa kalian pakai untuk meningkatkan level barak, mempertebal tembok benteng, sampai memasang unit ketapel pertahanan.
Kondisi ini jelas menuntut tingkat koordinasi dan komunikasi yang sangat matang antaranggota kubu kalian. Kalian harus pintar membagi tugas siapa yang maju bertempur dan siapa yang sibuk menebang kayu di garis belakang.
Terdapat satu mekanik kocak di mana kalian bisa mencekoki tuan putri lawan dengan potongan daging agar tubuhnya semakin berat. Manuver licik ini otomatis bakal memperlambat gerak lari musuh dan memberi waktu bagi pasukan kalian untuk menyergap.
Versi demo yang diboyong ke panggung TGS 2026 nanti bakal langsung menyajikan lima map berbeda untuk dieksplorasi secara bebas. Kalian yang datang berkunjung dijamin bisa mencicipi semua varian kelas yang ada, termasuk sang Necromancer yang mematikan.
Kesempatan emas ini pastinya sangat pas buat kalian yang ingin membedah perbedaan stat setiap peran sebelum gamenya rilis penuh.
Proyek Fat Goblins sendiri memang sengaja diracik oleh Koda Games sebagai pewaris takhta spiritual dari seri lawas Fat Princess keluaran 2009. Mereka berambisi membangkitkan kembali memori pertempuran kubu konyol namun dengan tempo aksi multiplayer yang jauh lebih kekinian.
Seusai merampungkan pameran mereka di TGS 2026, pihak studio berencana untuk segera melepas versi 1.0 di platform Steam pada tahun 2026 ini.
Kalian sekarang sudah bisa memasukkan Fat Goblins ke dalam daftar wishlist sambil menunggu informasi lebih lanjut mengenai jadwal ketersediaannya nanti.
Bagaimana menurut kalian, apakah kalian tertarik memainkan game ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya ya!









