Blades & Trades mengajak kalian menjalani dua peran sekaligus: petualang yang menjelajahi area berbahaya dan merchant yang mengembangkan toko dari hasil perjalanan.
Kalian akan keluar mencari material serta loot, menghadapi monster, lalu membawa pulang hasil temuan tersebut untuk diolah menjadi barang. Barang yang sudah dibuat bisa dijual melalui toko dan digunakan untuk membuka progress baru.
Sesuai konsep “The Dual Path” yang diusungnya, Blades & Trades tidak hanya berfokus pada pertarungan. Kalian juga perlu memikirkan barang apa yang akan dibuat, cara mengembangkan toko, serta perlengkapan yang dibutuhkan sebelum kembali menjelajahi area berbahaya.
Dunia game ini menghadirkan sejumlah lokasi seperti hutan berkabut, reruntuhan kuno, gua gelap, jalur lava, dan area bazaar. Kalian juga bisa menemukan forge untuk membuat senjata, apothecary untuk meracik remedy dari bahan-bahan bercahaya, serta toko tempat menjual barang.





Trailer Blades & Trades memperlihatkan beberapa ancaman yang akan dihadapi, termasuk titan kristal yang diselimuti api dan guardian kerangka yang menjaga jalur lava.
Selain bertarung di daratan, kalian juga bisa menjelajahi area dari udara menggunakan kendaraan berbentuk sayap kayu. Ada pula totem yang menyimpan jiwa-jiwa terkurung di dalam kristal.
Blades & Trades mendukung mode single-player dan online co-op. Kalian bisa berpetualang seorang diri atau bekerja sama dengan teman untuk mencari loot, membuat perlengkapan, dan mengembangkan toko.





Game ini dikembangkan oleh HAN Games dan diterbitkan oleh GrabTheGames. Blades & Trades direncanakan hadir dalam Early Access pada kuartal keempat 2026 untuk PC melalui Steam.
Bagaimana menurut kalian dengan konsep Blades & Trades yang menggabungkan combat dan pengelolaan toko? Apakah kalian lebih tertarik mencari loot di area berbahaya atau membangun toko sampai menjadi pusat perdagangan terbesar? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya!



