Capcom Sebut Dragon's Dogma 2: Dark Arisen di Switch 2 Melampaui Ekspektasi
Ditambah lagi, game ini sudah berjalan di bawah batas 30fps dan bisa lebih juga!
Meskipun sempat dikritik karena masalah performa saat rilis perdana di 2024 lalu, Dragon’s Dogma 2 sempat mengejutkan kita kalau game ini akan hadir untuk Nintendo Switch 2. RPG imersif garapan Capcom ini juga akan dirilis bersamaan dengan ekspansi masif bernama Dark Arisen pada 9 Oktober mendatang.
Mengingat batas spesifikasi hardware yang ada, pencapaian ini terasa seperti sebuah keajaiban. Namun, Capcom sebelumnya memang sudah membuktikan kehebatan RE Engine lewat porting di Switch 2 seperti Pragmata, Resident Evil Requiem, hingga Devil May Cry 5 pada bulan lalu.
Dilansir dari Eurogamer, Sutradara Naoto Oyama menjelaskan bahwa penggunaan engine in-house ini memberikan keuntungan luar biasa bagi Capcom. Karena seluruh tim Capcom saling berbagi fondasi teknologi yang sama, setiap pengetahuan dan peningkatan teknis yang didapat dari proyek sebelumnya bisa terus terakumulasi dan langsung diaplikasikan ke game baru mereka.
Kabar baiknya, proses optimalisasi ini tidak hanya sebatas untuk Switch 2. Menjelang perilisan Dark Arisen, Capcom berencana merilis update pada akhir Agustus untuk memperbaiki base gamenya di seluruh platform. Oyama menyebutkan bahwa timnya tengah menargetkan agar mode performa di konsol seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X/S bisa berjalan lancar di 60 FPS.
Menariknya, seluruh kerja keras dari tim pengembang untuk mengoptimalkan versi konsol generasi terbaru ini ternyata berdampak langsung pada versi Switch 2. Oyama menyatakan bahwa game ini sekarang mampu berjalan dengan batas bawah 30 FPS di konsol milik Nintendo tersebut, dan sering kali menyentuh angka yang lebih tinggi di berbagai adegan.
Di kesempatan yang sama, Oyama juga meyakinkan para penggemar bahwa masa depan seri ini akan tetap berada di tangan yang tepat meski ada perubahan struktur internal pasca era Hideaki Itsuno.
Mengenai penambahan fitur, mereka tetap memegang teguh prinsip bahwa perbaikan QoL tidak boleh sampai mengorbankan pengalaman orisinalnya, melainkan harus memberi lebih banyak kemungkinan bagi para pemain.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk kembali memainkan Dragon’s Dogma 2 lewat Switch 2 atau di platform kesayangan kalian? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya!



