Desain Devil Trigger Di DMC 3 Berasal Dari Kurang Puasnya Kaneko Ke Anime dan Tokusatsu
Interesting one.
Dilansir dari AUTOMATON West, Kazuma Kaneko yang pernah mendesain wujud Devil Trigger pada Devil May Cry 3 membagikan cerita di balik proses kreatifnya.
Sebagai informasi tambahan, sebagian besar judul utama dalam franchise ini biasanya hanya menampilkan satu wujud iblis saja. Namun, seri pertama dan ketiga unik karena karakternya memiliki berbagai wujud yang bisa berubah menyesuaikan perlengkapan senjata mereka.
Desainer yang juga dikenal melalui karyanya pada franchise Shin Megami Tensei tersebut menceritakan bahwa desain wujud iblis dari Dante dan Vergil berawal dari rasa kurang puasnya terhadap kiasan pada anime serta tokusatsu.
Beberapa tontonan lawas seperti seri Super Sentai maupun Ultraman menjadi contoh referensi yang dia sebutkan. Kaneko merasa janggal melihat karakter hero bertransformasi tanpa merobek atau melepas pakaiannya.
Secara logika, dia berpendapat bahwa kekuatan transformasi seharusnya bersumber langsung dari tubuh karakternya.
Sebagai solusi untuk mengatasi masalah logika tersebut, Kaneko mendesain Dante dan Vergil agar memiliki kemampuan menyerap bagian pakaian yang menempel langsung pada tubuh mereka ketika proses transformasi terjadi.
Konsep desain ini membuat jaket panjang milik kedua karakter tersebut menyatu dan berubah menjadi demonic armor, sedangkan bagian ekor jaket beserta sisa pakaian lainnya akan membentuk struktur sayap.
Detail potongan dari bagian bawah jaket tersebut ternyata juga menjadi penentu seberapa banyak jumlah sayap yang akan muncul saat mereka berubah wujud.
Dalam proses pengerjaannya, konsep dasar dari wujud iblis ini sebenarnya dikembangkan dari rancangan awal pihak Capcom untuk masing-masing senjata.
Detail visual dari setiap wujud Devil Trigger juga disesuaikan secara spesifik dengan jenis senjata yang sedang digunakan. Pada wujud Rebellion Devil Trigger milik Dante, terdapat pelat pelindung yang berfungsi menyerupai bentuk jaket dan bisa membantunya untuk melayang di udara saat melompat dalam jarak dekat.
Di sisi lain, wujud Yamato Devil Trigger milik Vergil memiliki fitur sarung pedang yang terintegrasi pada bagian lengan kirinya. Sebagai perbandingan, elemen sarung pedang ini akan hilang ketika dia masuk ke dalam wujud Beowulf Devil Trigger.
Kaneko mengambil inisiatif kreatif pada proses desainnya untuk benar-benar menonjolkan perbedaan visual yang kontras antara kedua saudara kembar tersebut.
Sebagai seorang fans yang sudah lama mengikuti seri ini bahkan sebelum ikut terlibat dalam proyeknya, Kaneko merasa sangat puas dan menilai semua hasil rancangannya tersebut terlihat sangat memukau.
Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengna berita videogame lainnya ya.









