Doom (1993) | Suksesor Terhebat di First Person Shooter
RetroGim artikel tentang seputar Video Game Jadul
Doom. sebuah nama yang fenomenal dan dahsyat untuk sebuah video game. Dan tak hanya menggemparkan di judulnya saja, tetapi gamenya pun juga terbilang luar biasa untuk di genre aksi dan kekerasan sebagai daya tarik terbaik yang pernah dimilikinya.
Menariknya Doom bukan game First Person Shooter (FPS) pertama yang menampilkan konten kekerasan yang lumayan eksplisit didalam permainannya. namun justru lewat game pendahulunya, Wolfenstein 3D. Namun kali ini, Id Software ingin membawa genre ini ke langkah yang lebih lanjut lagi dan bisa dibilang, melampui apa yang tidak pernah diraih oleh Wolfenstein sebelumnya.
~ Lebih epik, lebih gila, lebih sadis, dan tentunya lebih asik sebagai game First Person Shooter.
Info :
Sebagai friendly introduction, kalau kami akan memperkenalkan sedikit mengenai permainan Doom. Dan kami cukup yakin kalau diantara kalian yang membaca ini mungkin ada yang belum familiar dengan permainan Doom sama sekali.
Jadi Doom adalah game 3D First Person Shooter yang dikembangkan dan sekaligus diterbitkan oleh Id Software pada 10 Desember tahun 1993. Dan buat kalian yang pernah membaca Artikel Wolfenstein 3D kami sebelumnya, kalau Id Software adalah developer yang sama.
Kalau sebelumnya Wolfenstein 3D dikenal sebagai game FPS yang cukup brutal dengan tema membantai Nazi, maka di Doom akan lebih dahsyat lagi dan bahkan lebih sadis dari Wolfenstein. Yang dimana kita hanya perlu membantai musuh berupa monster, alien, dan iblis.
Dan dahsyatnya lagi, kalau Doom menjadi salah satu game yang dapat diporting lewat platform manapun, bahkan diluar konsol maupun PC sekalipun.
Yes! Hanya di artikel ini kami berani mengakuinya.
Kalau Doom dapat dimainkan hampir semua platform manapun, bahkan lewat platform yang gak masuk akal. Seperti kalkulator, jam tangan digital, termometer, kulkas, Test Pack kehamilan, kamera SLR, dan masih banyak lagi. Itu semua bukan candaan, tapi semuanya memang bisa dan nyata!
~ Aneh dan gila? Sudah pasti!
Gameplay :
Gameplay dari Doom masih selayaknya permainan First Person Shooter yang kita kenal saat ini dan tidak berbeda dengan format Wolfenstein 3D sebelumnya. namun salah satu hal yang membuat Doom ini terasa berbeda di gameplay-nya, ialah Atmosfir yang mantap.
Yaitu di game menghadirkan level design yang lebih luas, aspek permainan yang hybrid, tahap rintangan yang dinamis, dan hadirnya detail visual yang berhasil menambah susasana permainannya jadi lebih essensial. seperti ruangan gelap-gulita hingga lampu redap-redup, dan level ruangan yang penuh akan monster dan iblis. Hingga hal ini memberikan atmosfir intens dan adrenaline secara bersamaan, serta dengan sedikit rasa kesan horror didalam permainannya.

Namun disaat kita melaju progress yang lebih lanjut. kesan horror tersebut bakal memudar perlahan, dan berakhir menjadi sebuah balas dendam untuk membantai para iblis dengan ala Rambo.
Misal disaat kita pertama kali menemukan senjata Shotgun, kita bakal merasakan senjata yang lebih kuat untuk mengalahkan musuh-musuh di game ini. selain Shotgun kita juga dapat menemukan beragam senjata lainnya, seperti Minigun, Bazooka, Plasma Gun, dll.


Beruntungnya lagi, Doom adalah game yang sangat mudah dipreservasi dan sudah banyak varian versi yang dapat dimainkan. artinya, kita tidak harus memainkan versi original di MS-DOS yang terbatas dalam hal teknisnya yang secara metode bermain masih selaras dengan Wolfenstein 3D sebelumnya yang terasa kaku.
Dan tak perlu khawatir, karena di versi Doom yang kami mainkan, ialah versi Doom I + II yang hadir di Steam. di versi ini sudah memperbaiki kendala yang pernah terjadi di versi originalnya, hingga memperbaiki mekanis kontroller, seperti di game ini kita dapat menggerakkan karakternya lewat metode WASD yang sangat relevan dengan permainan FPS pada umummnya.

Walaupun Doom adalah permainan FPS yang lawas dengan limitasi yang ada. Tetapi untuk sejauh ini, kami harus akui kalau game Doom masih menjadi game FPS yang seru, tapi juga menantang disaat yang sama.
Jika kalian memainkan ditingkat kesulitan Easy atau yang termudah. Kalian bakal dipertemukan sedikit musuh yang tampil di permainannya, dan bahkan hampir semuanya dapat dikalahkan dengan sangat mudah. Tetapi kalau kalian memainkan tingkat kesulitan Normal atau sedikit lebih tinggi. Kalian bakal dipertemukan dengan musuh-musuh yang lumayan banyak. dan selain itu, serangan musuh juga lebih sakit dari sebelumnya.
Kalo kalian berjiwa Rembo dan suka dengan tantangan. Kalian dapat memainkan tingkat kesulitan “Nightmare”. Dengan sekali atau dua kali kena serangan saja, kita bakal modar dengan seketika.
Terlebihnya Doom juga menghadirkan tahap tantangan yang lebih variatif, seperti level ruangan gelap gulita, platform yang beracun, dan berbagai level Puzzle yang cukup sederhana.
Dan tentu hal ini yang justru membuat pengalaman bermain Doom tidak terasa repetitive dan menghadirkan raga tantangan baru yang berbeda dari sebelumnya. sehingga hal tersebut mengharuskan kita untuk tetap siaga dan selalu waspada, dikondisi manapun. Dan yang lebih beruntung lagi, kalau game ini juga memiliki fitur save dan load game yang sangat terbantu.
Visual & Scoring :
Jika dilihat sekilas, visual Doom memang masih memakai engine dan format permainan yang sama dari Wolfenstein 3D. yaitu perpaduan grafis 3D dan 2D dengan format 64-bit yang tampil solid. Hanya saja, Doom lebih menampilkan banyak detail grafis yang tertera lewat permainnanya.
Seperti penyesuaian cahaya dan bayangannya yang tampil sangat baik dan cukup dinamis. Dan salah satu nilai tambah yang kami berikan di game ini, ialah saturnasi warna dan colour pallet yang sangat pas dan nyaman dilihat dalam skala pixel. Terlebihnya lagi, kalau game ini juga mempelihatkan detail animasi dan efek yang patut diacungkan jempol. seperti efek tembakan, reaksi musuh, dan bahkan menampilkan konten gore yang lumayan explicit.
Terutama untuk scoring atau musik yang tampil di game ini, semuanya tampil dengan sangat baik dan juga ikonik dan memorable. apalagi kesan musik di game ini seakan semua aksi brutal dan sadis kita dapati lewat game Doom ini dengan sangat berhasil
Kesimpulan :
Doom adalah mahakarya FPS terbaik dan juga terhebat yang pernah dimiliki industri gaming. tidak hanya hadir sebagai revolusi genre-nya saja, tetapi juga mengubah sejarah dari industri gaming itu tersendiri. sehingga franchise Doom diakui sebagai Cult Classic di permainan FPS, dan juga bagaimana game ini dapat mendobrak genre FPS ke jenjang yang lebih tinggi lagi. sampai-sampai melahirkan banyak game FPS ternama lainnya dimasa mendatang, hingga banyak pun yang ingin meniru game Doom yang dikenal sebagai “Doom Clone” atau “Doom-Like”.
Dan tentu dan yang tak lupanya, bagaimana Doom juga ini memunculkan genre dan sebuatan lain di masa kini yang bernama “Boomer Shooter”. namun menariknya sebelum dikatakan Boomer Shooter, genre seperti ini awalnya disebut Arena Shooter.
Bagi kami, Doom klasik adalah game FPS yang masih layak dimainkan hingga saat ini. Terlepas game yang sudah berusia 30 tahun lamanya, namun faktanya bahwa game ini masih banyak dimainkan oleh gamer, hingga kalangan manapun sampai saat ini.
Dan itulah mengapa kami menyebut Doom adalah Suksesor Terhebat di genre First Person Shooter.
Bagaiman dengan artikel RetroGim yang terbaru dari kami? jika tertarik, kalian bisa subscribe kami di Substack, atau subscribe channel YouTube kami, DirektoriGim.
#doom #idsoftware #fps #boomershooter #gaming








