Pada The Legend of Zelda 40th Anniversary Nintendo Direct, kita telah dipamerkan oleh berbagai hal, dan salah satu spotlightnya sendiri adalah remake dari Ocarina of Time.
Visual di balik remake tersebut memang terlihat seperti semirealistis atau stylized photorealism, namun di balik itu ada alasannya.
Dilansir dari GamesRadar+, Eiji Aonuma selaku producer menjelaskan bahwa tim developernya sempat berdiskusi mengenai visual style yang paling sesuai untuk remake tersebut.
Mereka akhirnya memilih visual yang membuat petualangan Link terasa baru, tetapi tetap familiar dan mampu membangkitkan nostalgia bagi fans seri Zelda.
“Kami tidak hanya mengejar visual realistis. Fokus utama kami adalah membangun kembali tampilannya dengan cara yang tetap membangkitkan nostalgia terhadap game original.” jelasnya.
Pendekatan tersebut terlihat pada beberapa desain baru. Tunik milik Link kini punya tekstur serta pola kain yang lebih jelas, sementara Great Deku Tree memiliki lebih banyak cabang kusut di bagian wajahnya.
Cabang-cabang tersebut digunakan untuk memberikan kesan seperti rambut wajah, berbeda dari desain originalnya yang terlihat lebih datar.
Perubahan visual juga terlihat pada sejumlah karakter lainnya seperti Darunia dan Ruto tampil dengan detail yang lebih tinggi, sedangkan Sheik mendapatkan desain baru yang terasa lebih modern.
Environment dalam game ini juga tampil lebih dekat dengan gaya semirealistis (atau Stylized Photorealism) tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas fantasy dari The Legend of Zelda.
Namun yang paling disorot kali ini adalah Young Link yang menjadi salah satu karakter yang terlihat cukup berbeda dalam remake ini.
Proporsi mata yang lebih besar dan pipi yang lebih tembam membuat desainnya terasa lebih kekanak-kanakan dibandingkan gambaran Link dalam versi original.
Perubahan tersebut memang cukup kontras dengan tampilan Adult Link yang terlihat lebih proporsional dalam cuplikan gameplay. Perbedaan antara kedua wujud Link ini bisa menjadi salah satu hal yang paling banyak dibicarakan setelah fans melihat tampilan remake secara lebih lengkap.
Nintendo nampaknya tidak hanya menyalin ulang visual original dengan resolusi lebih tinggi. Mereka justru mencoba untuk membangun kembali dunia Ocarina of Time melalui desain yang lebih detail, sambil mempertahankan elemen visual yang membuat game tersebut tetap mudah dikenali.
The Legend of Zelda: Ocarina of Time akan hadir secara eksklusif untuk Nintendo Switch 2 pada 5 November 2026.
Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya.






