Dungeon Crawler sendiri telah menjadi salah satu subgenre dalam luasnya RPG, dan ketika genre tersebut bertemu dengan roguelite, mungkin experience yang dirasakan cukup dinamis dan bahkan bisa saja adiktif.
Game dengan kedua genre tersebut memang ada banyak, namun kali ini kami menemukan satu game yang cukup menarik untuk para pembaca.
Kazfall adalah single-player roguelite dungeon crawler dari CzaJuan Studio yang akan hadir melalui Early Access di Steam pada Q1 2027.
Di game ini, ada sebuah keep yang telah runtuh bersama vault yang berada di bawahnya. Setelah itu, sesuatu yang tidak berasal dari permukaan mulai tinggal di dalam dungeon tersebut.
Dungeon Kazfall sendiri tidak akan terbuka hanya karena kalian menjadi lebih kuat. Kalian harus menemukan orang-orang yang masih bertahan di dalamnya.



Salah satunya adalah Vendor yang menjual upgrade dan gear. Namun, item yang dibeli darinya hanya berlaku untuk satu run karena semua benda yang kalian bawa ke dalam dungeon akan tertinggal di sana.
Adapun Artificer yang menawarkan upgrade permanen. Setiap upgrade yang kalian dapatkan darinya akan tetap melekat pada karakter dan bisa digunakan dalam run berikutnya.
Sementara itu, Hierophant menawarkan Covenant. Kalian dapat menerima curse untuk membuat perjalanan menjadi lebih sulit, lalu mendapatkan score yang lebih tinggi sebagai gantinya.
Setiap NPC yang ditemukan akan membuka bagian baru dari dungeon, termasuk room, enemy, boss, dan tier gear yang sebelumnya belum tersedia.
Satu run Kazfall sendiri dirancang sebagai perjalanan tanpa henti dengan batas waktu. Kalian tidak bisa terus kembali ke area sebelumnya untuk mengumpulkan resource, karena timernya akan terus berjalan.





Tujuannya sendiri adalah mencapai boss dalam dungeon, mengalahkannya, lalu kembali keluar sebelum waktu habis.
Gold yang ditemukan hanya berlaku selama run tersebut, sedangkan Essence bisa digunakan untuk membeli stat upgrade, weapon, dan gear permanen di Antechamber.
Combat Kazfall ini menggunakan kombinasi light attack dan heavy attack yang dapat dirangkai menjadi chain tiga serangan. Setiap serangan menghabiskan stamina, sehingga menyerang tanpa perhitungan bisa membuat kalian tidak memiliki cukup tenaga untuk bertahan.
Kalian juga bisa melakukan perfect block tepat ketika serangan musuh mengenai karakter. Kalau berhasil, serangan tersebut tidak memberikan damage dan musuhnya akan terbuka untuk diserang.
Namun, timing yang salah bisa membuat guard kalian hancur.
Setiap enemy memiliki cara bertarung yang berbeda. Lancer akan mendekat dengan cepat, Spearwraith menyerang dari jarak jauh, sedangkan Obelisk dapat melindungi enemy lain sampai kalian menghancurkannya lebih dulu.






Di game ini ada 63 equipment yang bisa ditemukan, termasuk item dengan efek burn, freeze, thorns, lifesteal, critical hit, dan armor yang dapat memberikan serangan balik.
Kazfall juga menyediakan 29 skill, terdiri dari 15 active skill dan 14 passive skill. Ultimate akan terbuka ketika karakter mencapai level 20. Kalian bisa mendapatkan chest sebagai reward, lalu membuang item yang tidak diinginkan untuk mendapatkan gold dan melakukan re-roll.
Jika karakter mati, seluruh progress dalam run memang hilang, tetapi Essence dan upgrade permanen tetap bisa digunakan pada descent berikutnya.
Demo beta Kazfall sudah tersedia di Steam untuk mendapatkan feedback dan bisa kalian coba langsung.
Versi Early Access-nya direncanakan hadir pada kuartal pertama 2027 dengan tambahan boss, item, skill, room, enemy, serta endgame mode dan online leaderboard yang masih dikembangkan berdasarkan masukan pemain.
Kazfall sendiri akan support controller Xbox, DualSense, dan Steam Deck, meskipun kompatibilitas Steam Deck saat ini masih belum ditentukan.
Game ini juga menyediakan aksesibilitas lain seperti colorblind mode, UI scaling, brightness calibration, serta opsi untuk mengatur efek kedipan cahaya dan damage number.
Bagaimana menurut kalian dengan Kazfall ini? Apakah kalian tertarik mencoba demo dungeon crawler ini di Steam? Follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya!


