Hadapi Krisis Selada, Ajinomoto Gandeng Aktor Death Note Tatsuya Fujiwara dalam Kampanye Unik!
Selada limited edition cuy!
Ajinomoto meluncurkan kampanye baru untuk mengurangi limbah makanan di Jepang dengan cara yang tidak biasa. Perusahaan tersebut menggandeng aktor Tatsuya Fujiwara, yang dikenal melalui film Death Note, Battle Royale, dan Kaiji, sebagai wajah dari kemasan selada edisi terbatas yang akan dipasarkan di sejumlah wilayah di Jepang.
Dilansir dari Oricon, kampanye ini merupakan hasil kolaborasi antara Ajinomoto, Tatsuya Fujiwara, dan JA Zen-Noh Nagano, produsen selada yang menyumbang sekitar 60 persen pasokan selada Jepang selama musim panas hingga musim gugur.
Sebanyak 10.000 kepala selada akan dijual secara terbatas di supermarket wilayah Tokyo dan Kansai. Setiap selada dikemas menggunakan plastik transparan dengan gambar wajah Tatsuya Fujiwara pada bagian depannya sebagai identitas kampanyenya.
Kampanye bertajuk “Cook Do Oyster Sauce and Tatsuya Fujiwara’s Buy Our Lettuce” ini lahir sebagai respons terhadap meningkatnya limbah selada pada musim panas. Menurut Ajinomoto, suhu yang terus meningkat membuat selada lebih sulit mempertahankan kesegarannya setelah dipanen dan didistribusikan ke berbagai daerah. Kondisi tersebut menyebabkan lebih banyak selada yang rusak sebelum sempat dikonsumsi.
Data survei yang dilakukan Ajinomoto juga memperlihatkan kebiasaan masyarakat yang ikut berkontribusi terhadap pemborosan makanan. Lebih dari 60 persen responden mengaku pernah membuang selada karena tidak sempat menghabiskan satu kepala utuh. Sementara itu, 58 persen responden menilai selada mudah rusak, sedangkan 46 persen lainnya mengatakan pilihan menu berbahan dasar selada masih terbatas sehingga mereka kesulitan mengolah sisa sayur tersebut.
Untuk membantu mengatasi masalah itu, Ajinomoto tidak hanya mengubah tampilan kemasannya. Pada bagian belakang kemasan juga disematkan kode QR yang mengarahkan konsumen ke halaman berisi berbagai resep olahan selada menggunakan Cook Do Oyster Sauce.
Ajinomoto berharap masyarakat dapat menemukan lebih banyak cara memanfaatkan selada yang tersisa di rumah, sehingga jumlah makanan yang terbuang dapat berkurang selama musim panas, sekaligus mengurangi limbah makanan di Jepang dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat.
Menggunakan sosok Tatsuya Fujiwara sebagai wajah kampanyenya juga diharapkan dapat menarik perhatian konsumen sekaligus mendorong mereka untuk memanfaatkan seluruh bagian selada yang telah dibelinya.





