Hideki Kamiya Ungkap Ide “Resident Not-Evil”, Game Cozy Leon Kennedy di Masa Pensiun!
Kurasa bukan ide yang buruk juga.
Bagaimana jadinya jika Resident Evil tidak lagi dipenuhi zombie, monster, dan suasana mencekam? Itulah ide unik yang baru-baru ini dilontarkan oleh Hideki Kamiya.
Dilansir dari AUTOMATON West, sosok yang pernah terlibat sebagai game designer pada Resident Evil pertama sekaligus sutradara Resident Evil 2 tersebut menyampaikan ucapan selamat atas perayaan 30 tahun franchise Resident Evil. Dalam pesannya, Kamiya mengaku bangga melihat bagaimana seri yang menjadi salah satu awal kariernya kini berkembang menjadi salah satu franchise terbesar di industri video game. Ia juga memberikan apresiasi kepada tim Capcom yang terus mengembangkan seri tersebut hingga saat ini.Dilansir dari AUTOMATON West, sosok yang pernah menjadi game designer Resident Evil pertama sekaligus sutradara Resident Evil 2 tersebut menyampaikan ucapan selamat atas perayaan 30 tahun franchise Resident Evil. Dalam pesannya, Kamiya mengaku bangga melihat bagaimana seri yang menjadi salah satu awal kariernya kini berkembang menjadi salah satu franchise terbesar di industri video game. Ia juga memberikan apresiasi kepada tim Capcom yang terus mengembangkan seri tersebut hingga saat ini.
Namun seperti biasanya, Kamiya tidak melewatkan kesempatan untuk menyisipkan sedikit humor. Ia kembali bercanda mengenai ketidaksukaannya terhadap game horor dan berharap suatu hari nanti Capcom membuat Resident Evil yang tidak menakutkan.
Candaan tersebut langsung memancing respons para fans. Banyak yang meminta Kamiya kembali menyutradarai Resident Evil, terutama jika kisahnya kembali berfokus pada Leon S. Kennedy dan Claire Redfield. Bahkan, salah satu penggemar bercanda bahwa ia rela jika semua musuh di dalam game diganti menjadi tahu agar tidak terasa menyeramkan.
Menanggapi permintaan tersebut, Kamiya tidak berbicara mengenai konsep survival horror baru. Ia justru membagikan sebuah ide yang jauh berbeda, yaitu sebuah game cozy bertema slow-life yang dibintangi Leon setelah pensiun dari kehidupannya sebagai agen pemerintah.
Menurut Kamiya, game tersebut akan memperlihatkan Leon menjalani kehidupan sederhana di pedesaan. Kesehariannya diisi dengan memancing, mencari tanaman liar, memanggang roti, mengajak anjing peliharaannya berjalan-jalan, merawat kebun, berkendara puluhan kilometer menuju toko perlengkapan, mengadakan pesta barbeku bersama teman-teman lamanya, membantu memperbaiki oven milik tetangga, hingga berjualan limun di festival desa.
Kamiya kemudian menutup unggahannya dengan pertanyaan sederhana kepada para penggemar.
“Kalau saya membuat game seperti itu, apakah kalian tetap akan memainkannya?”
Di luar dugaan, respons yang diterimanya justru sangat positif. Banyak fans, khususnya dari Jepang, mengaku tertarik melihat sisi lain kehidupan Leon setelah bertahun-tahun menghadapi berbagai insiden bioteror. Tidak sedikit pula yang menyebut konsep tersebut sebagai kesempatan untuk melihat sang protagonis akhirnya menikmati kehidupan yang damai setelah semua penderitaan yang dialaminya sepanjang seri Resident Evil.
Melihat antusiasme tersebut, Kamiya kembali melontarkan candaan dengan menyebut langsung Capcom dalam unggahan berikutnya.
“Capcom, sepertinya banyak orang yang menginginkan game seperti ‘Resident not-Evil’. Kalau kalian punya waktu, tolong pertimbangkan untuk membuatnya. Saya juga ingin memainkannya.”
Meski hanya berupa gurauan, ide “Resident not-Evil” langsung mencuri perhatian komunitas. Di tengah populernya game-game cozy dalam beberapa tahun terakhir, banyak pemain merasa konsep kehidupan damai Leon di masa pensiun terdengar sebagai spin-off yang unik dan menarik untuk diwujudkan.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian ingin melihat Leon Kennedy akhirnya hidup tenang dalam game bergaya cozy, atau Resident Evil sebaiknya tetap mempertahankan identitas survival horror-nya? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya.





