Hideo Kojima kini membagikan pandangannya terhadap AI dalam industri videogame.
Ia menyebut AI dapat membuat proses produksi menjadi lebih cepat, namun ia tetap menganggap proses mencoba, gagal, dan memperbaiki sesuatu sebagai bagian penting dari kegiatan kreatif.
Dilansir dari wawancara Game*Spark yang dikutip oleh AUTOMATON West, Kojima membahas perubahan teknologi dalam industri game selama 40 tahun terakhir.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat developer punya semakin banyak pilihan saat membuat game.
“Namun, punya lebih banyak pilihan bukan berarti kami bisa melakukan segalanya. Kapasitas storage dan jadwal hanyalah sebagian dari batasannya,” ujar Kojima.
Kojima menghubungkan perkembangan AI dengan tools digital seperti Photoshop dan word processor. Saat pertama kali muncul, tools tersebut membuat pekerjaan jauh lebih praktis dan efisien.
Menurut Kojima, AI melanjutkan tren itu dan membuat pekerjaan semakin efisien, sehingga deadline bisa dicapai lebih cepat.
Kojima menganggap efisiensi itu sebagai hal yang baik. Namun ia membedakan hasil akhir dengan proses kreatif lewat contoh menggambar.
“Menurut saya, yang menyenangkan dari menggambar bukan mendapatkan gambar yang sudah selesai, melainkan prosesnya. Memang tidak masalah jika kita mengatakan kepada komputer, ‘Buat ini,’ ‘Sudah selesai,’ atau ‘Itu salah, buat dengan cara berbeda.’ Namun, bentuk kreasi seperti itu tidak terlalu menarik bagi saya,” ujar Kojima.
Kojima juga mencontohkan model kit, jigsaw puzzle, dan LEGO. Hasil akhirnya akan sama siapa pun yang merakitnya, tetapi proses merakit itulah yang membuat kegiatan tersebut menyenangkan.
“Kalau menyangkut kesenangan dari proses menciptakan sesuatu seperti ini, saya khawatir ke mana arahnya,” kata Kojima.
Ia juga menjelaskan bagian yang paling ia nikmati saat berkarya bersama orang lain.
“Rasanya bukan seperti hanya meminta seseorang, ‘Tolong buatkan lagu seperti ini,’ lalu langsung menyetujuinya setelah selesai. Proses trial and error di antaranya itulah yang memacu adrenalin saya dan membuat pengalamannya terasa seru. Saya tidak ingin masa depan di mana aspek itu hilang,” ujar Kojima.
Bagaimana menurut kalian dengan pendapat Hideo Kojima soal penggunaan AI dalam proses kreatif? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya!



