Cloud Imperium Games terpaksa mengubah jadwal rilis Squadron 42 yang merupakan proyek single-player dari semesta Star Citizen.
Game ambisius ini sekarang ditargetkan baru bisa hadir menghampiri kalian pada kuartal kedua tahun 2027 mendatang.
Dilansir dari IGN, sang CEO Chris Roberts mengambil keputusan pahit ini demi menghindari bentrok dengan kehadiran Grand Theft Auto 6.
Mereka sadar betul bahwa perhatian industri hiburan pasti bakal tersedot habis oleh karya terbaru Rockstar tersebut.
Pihak studio sebelumnya sangat yakin untuk melepas game fiksi ilmiah ini ke pasaran pada kuartal keempat tahun 2026 nanti.
Target optimis ini bahkan sudah sempat digembar-gemborkan sejak ajang CitizenCon 2024 dan ditegaskan kembali pada akhir 2025.
Sayangnya, nyali mereka langsung ciut usai memikirkan dampak dominasi berita GTA 6 di ranah media massa.
Roberts memprediksi bahwa tajuk pemberitaan pasti bakal dikuasai penuh oleh judul kriminal tersebut walau versi PC-nya belum tersedia di hari pertama.
Dominasi brutal ini ditakutkan bakal membuat Squadron 42 gagal mendapatkan panggung sorotan yang sepadan dengan besarnya skala produksi.
Roberts jelas tidak mau karya yang sudah digarap belasan tahun ini lewat begitu saja tanpa mendapat porsi pemberitaan yang layak.
Walau jendela ketersediaannya sudah digeser jauh, pihak studio masih enggan menyebutkan tanggal pasti rilis game ini ke publik.
Mereka berencana menggelar sesi pratinjau eksklusif terlebih dahulu pada Oktober 2026 khusus untuk para kreator konten dan early backer.
Ajang pameran tertutup ini sengaja dirancang untuk memamerkan sejauh mana progres pengembangan dari mahakarya tersebut.
Pengumuman soal tanggal ketersediaan aslinya kabarnya baru akan dibeberkan ke publik sesaat setelah sesi pratinjau ini rampung digelar.
Squadron 42 tercatat sudah mendekam di dalam dapur produksi studio selama lebih dari satu dekade lamanya. Proses pengerjaannya sendiri sudah dimulai sejak 2014 dan berjalan beriringan dengan umur proyek Star Citizen.
Game single-player ini sengaja diracik dengan nilai produksi super mewah sebagai penerus spiritual dari seri lawas Wing Commander.
Pihak studio bahkan tidak ragu memboyong nama-nama raksasa Hollywood sekelas Gary Oldman, Mark Hamill, hingga Henry Cavill untuk mengisi berbagai peran krusial.
Proyek gila ini lahir dan tumbuh subur di bawah payung ekosistem Star Citizen yang perputaran uangnya sangat fantastis.
Total pendanaan komunitas untuk proyek raksasa tersebut dilaporkan sudah sukses menembus angka US$1 miliar (sekitar 15,5 triliun rupiah).
Namun anehnya, Star Citizen sendiri masih luntang-lantung tanpa memiliki jadwal kepastian kehadiran versi utuhnya. Kalian sejauh ini cuma bisa menikmati semesta luar angkasa tersebut lewat serangkaian konten tambal sulam yang rutin mereka suntikkan.
Pengumuman pergeseran jadwal Squadron 42 ini rasanya datang di momen yang sangat canggung bagi kubu sang kreator.
Mereka baru saja mendapat hujatan habis-habisan usai menggelar siaran langsung pengembangan Star Citizen yang penuh kekacauan.
Niat hati ingin memamerkan fitur baru, audiens malah memergoki segudang bug lawas yang tiba-tiba muncul kembali di layar.
Insiden memalukan ini sukses memancing amarah komunitas dan memperlihatkan secara jelas betapa tegangnya suasana di antara para staf saat siaran berlangsung.
Kalian yang sudah tidak sabar untuk mencicipi aksi luar angkasa epik dari Squadron 42 sepertinya wajib memperpanjang stok kesabaran hingga pertengahan 2027 nanti.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian menantikan game ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya ya!




