Pada 22 Oktober 2026 - DirektoriGim lanjut meliputi IGDX 2026 yang digelar bersamaan dengan Bali Tech Week (BTW) di Bali Beach Convention Center, Sanur.
Liputan disambut program Paneling dari tokoh dan pelaku industri game. Dimulai dari Paneling pertama, tentang bertahan hidup mengembangkan game survival horror, sambil menghadapi horror aslinya di dunia nyata.
Topik ini berkaitan dengan pengembangan Agni : Village Of Calamity. Seperti apa yang membuat game horror bisa mempresentasikan kulturnya? dan apa solusi terbaik untuk bertahan hidup selama produksi tetap berlanjut?
Sesi Paneling pertama diisi oleh Rivaldo Santosa dari media The Lazy Monday sebagai moderator. Ardhan Fadhlurrahman selaku COO & Lead Producer Separuh Interactive. Dan Leo Zullo selaku Managing Director & Co-Founder Wired Production
Selain itu, di sesi Paneling selanjutnya kami juga meliputi bagaimana mengembangkan video game lewat sebuah komunitas. Seperti apa saja yang perlu disaring dari berbagai komunitas tertentu? dan bagaimana seorang developer juga harus bisa meng-handle komunitas dengan baik, agar dapat menghadirkan arah game yang akan dituju.
Sesi Paneling kedua, diisi oleh Andre Agam selaku Corporate Affair Officer, Digital Happiness, dan sebagai Moderator acara. Novita Laksmi selaku Game Community Manager. Dan Gerald Matasik selaku Community/Manager Toge Productions.
Business Matchmaking atau Meet To Macth kembali hadir sebagai akar utama dalam rangkaian IGDX yang sudah digelar sejak IGDX pertama kali lahir.
Lewat sesi ini, kami berkesempatan untuk berkomunikasi dan berdiskusi langsung dengan berbagai pihak dan pelaku industri game. Mulai dari topik obrolan seperti rencana game sedang dikembangkan, jadwal rilis yang akan mendatang, hingga networking dan rencana bisnis ke depan. Dengan ruang dan fasilitas Meet To Match yang lebih besar, juga mempertambah jumlah isi slot kursi dan meja untuk dapat memberikan ruang diskusi yang lebih banyak dan leluasa dari sebelumnya.
Tidak hanya itu saja. Di sesi Meet To Match, kami juga berbincang soal Boardgame Tampi yang belum resmi muncul di publik. Meski diluar videogame, kami bisa meliput passion project mereka yang berpontensi tumbuh menjadi karya sampingan di masa mendatang.
Boardgame Tampi karya Ahmad Riyaldi, PT.Lada Hitam. Sebuah permainan meja dengan konsep Negosiasi dan Gambling sebagai konsep utamanya.









