Kurasa kalau game yang absurd tapi keren, developer indie biasanya jenius dalam hal seperti ini.
Dilansir dari AUTOMATON West, Takahiro Miyazawa selaku seorang developer indie asal Jepang kini merilis Isekibori, game excavation simulator yang dimana kalian menggali tanah untuk mencari relik.
Game ini tersedia untuk Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 pada 1 Oktober 2026.
Menggali tanah untuk mencari relik kedengarannya simpel, tapi Isekibori punya cara main yang cukup unik. Kalian tidak menggali menggunakan controller biasa, tetapi memakai HORI Guitar Life controller dari game Guitar Life: Lesson 1.
Gitar tersebut diubah menjadi sekop. Kalian perlu pegang bagian leher gitar dengan dua tangan, lalu dorong ke bawah seperti sedang menggali tanah sungguhan. Joy-Con-nya sendiri dipasang pada controller agar bisa membaca gerakan kalian ke dalam gamenya.
Game ini punya delapan stage yang semuanya berada di halaman belakang rumah. Kalian perlu menyingkirkan tanah dan puing-puing untuk menemukan artefak yang terkubur.
Semakin jauh galinya, benda yang harus ditemukan pun akan semakin besar. Karena itu, proses menggali juga menjadi lebih panjang dan terasa lebih seru.
Controller gitar tersebut memiliki sensor di bagian fret. Agar gerakan kalian terbaca, jari harus menggenggam bagian sensor dengan cukup kuat sampai grip strength gauge terisi penuh.
Kalau kalian masih kecil atau tidak mau terlalu capek mencengkeram gitar, ada juga Kids Mode. Mode ini mengurangi tekanan yang diperlukan untuk mengisi grip strength gauge.
Selain mode utama, Isekibori juga punya mini-game 2D bernama Mini Ruin Digging. Mode ini bisa dimainkan menggunakan controller biasa, jadi kalian tidak harus selalu menggali pakai gitar.
Isekibori dijual seharga 700 yen. HORI juga menyediakan bundle khusus yang berisi Isekibori dan Guitar Life: Lesson 1 bersama controller gitarnya dengan harga 8.680 yen. Bundle tersebut tersedia sampai 13 Oktober 2026.
Perlu di ketahui kalau untuk versi Nintendo Switch 2 hanya bisa dimainkan dalam Bahasa Jepang. Jadi, sebelum ikut menggali, kalian perlu memahami instruksi dalam bahasa tersebut.
Bagaimana menurut kalian dengan game yang memakai gitar sebagai sekop ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya!






