Kartu TCG Palworld Langsung Diburu Kolektor, Kartu Langka Tembus Rp72 Juta Sehari Setelah Rilis!
Buset, bisa dipake beli barang mahal ini mah.
Antusiasme terhadap Palworld Trading Card Game (TCG) langsung terlihat sejak peluncurannya. Set perdana Dawn of Palpagos tidak hanya mencatat presale dalam jumlah masif, tetapi juga memicu lonjakan harga fantastis di pasar loak.
Sejumlah kartu langkanya bahkan sudah diperjualbelikan dengan nilai ribuan dolar AS sebelum produknya beredar luas di pasaran.
Dilansir dari GamesRadar, Pocketpair pertama kali mengumumkan TCG ini pada Januari 2026 sebelum akhirnya melepasnya ke publik pada 30 Juli 2026.
Menurut laporan terkait, Dawn of Palpagos berhasil mencatat presale lebih dari 3,5 juta paket sebelum produk mulai didistribusikan.
Angka tersebut dipercaya mewakili pesanan dari distributor dan retailer, bukan penjualan langsung ke pemain, sehingga memperlihatkan keyakinan toko terhadap gamenya.
Tingginya permintaan ini memicu pesatnya aktivitas jual beli kartu langka di berbagai situs lelang dan pasar kolektor.
Perhatian terbesar tertuju pada Cattiva Gold Soul yang digadang sebagai kartu paling langka dalam set tersebut. Satu keping kartu ini dilaporkan laku di eBay seharga hampir US$4.000 (atau setara hampir Rp72 juta) beberapa hari sebelum paketnya dipasarkan secara umum.
Hal yang sama juga terjadi pada kartu langka lainnya seperti Chillet Dragon Whisperer yang sempat menembus angka US$1.400 (atau sekitar Rp25 juta) sehari sebelum rilis. Setelah produknya beredar luas, transaksi berikutnya masih bertahan di kisaran harga US$1.100 (atau sekitar Rp20 juta).
Perlu digarisbawahi, harga selangit di pasar sekunder belum tentu mencerminkan nilai riil dari kartunya. Tidak sedikit yang dipajang tinggi namun belum laku, sehingga yang benar-benar jadi acuan hanyalah transaksi yang diselesaikan antara penjual dan pembeli.
Lonjakan harga ini kembali memicu perdebatan hangat mengenai ulah para reseller yang makin meresahkan. Kartu langka kini makin sulit didapat dengan harga standar akibat aksi borong untuk dijual kembali dengan keuntungan tinggi.
Fenomena ini mengingatkan para gamer pada kondisi Pokémon TCG yang mengalami masalah serupa selama beberapa tahun terakhir. Produk baru yang selalu ludes dalam hitungan detik kerap dijual kembali oleh reseller dengan harga berlipat ganda.
Situasi tersebut membuat gamer dan kolektor makin kesulitan mendapatkan kartu pilihannya tanpa harus merogoh kocek lebih dalam. Kemunculan pola ini secara tak langsung membuat Palworld kembali dibandingkan dengan franchise Pokémon dari sisi respons komunitas.
Meski harga kartu langka sudah meroket, kondisi pasar Palworld TCG sebenarnya masih berada di tahap sangat awal. Nilai jual kartu koleksi sangat bergantung pada jumlah produksi, tingkat kelangkaan, hingga ketersediaan stok di gelombang distribusi berikutnya.
Jika Pocketpair mampu menjaga kelancaran pasokan barang, tekanan dari para reseller tentu bisa ditekan agar harga kembali stabil. Sebaliknya, pembatasan stok di tengah melonjaknya permintaan hanya akan membuat harga kartu langka bertahan di level tinggi.
Bagaimanapun juga, perilisan perdana Dawn of Palpagos telah mencatatkan debut yang kuat di pasaran. Presale jutaan paket hingga maraknya transaksi di pasar sekunder membuktikan besarnya daya tarik TCG ini bagi komunitas.
Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa follow @direktorigim agar tetap update dengan berita videogame lainnya ya.




