Koei Tecmo Kini Siapkan Strategi Untuk Menghindari Resiko Biaya Proyek AAA
Interesting one from Koei Tecmo.
Meningkatnya biaya development proyek AAA membuat Koei Tecmo harus mengambil langkah strategis yang lebih aman. Mereka menyatakan keengganannya untuk sekadar bergantung pada kesuksesan satu game besar di pasaran.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertamanya yang dikutip oleh GameBiz dan di terjemahkan oleh AUTOMATON West, mereka mengungkapkan rencana bisnis hingga akhir tahun fiskal 2027 mendatang.
Koei Tecmo berencana merilis 6 judul besar untuk PC dan konsol, 19 game skala menengah, serta dua proyek mobile atau online buatan internal mereka.
Langkah ini diambil demi menjaga portofolio perusahaan agar tetap seimbang dan beragam. Untuk mencapai target tersebut, mereka telah melakukan ekspansi tenaga kerja agar kualitas maupun kuantitas karyanya bisa terus meningkat.
Aliran pendapatan mereka nantinya akan naik dengan perilisan rutin dari game skala menengah, proyek remaster, hingga judul porting untuk Nintendo Switch 2.


Sebagai contoh, mereka memasukkan seri seperti Atelier dan Nobunaga’s Ambition ke dalam kategori menengah.


Sementara itu, game dengan skala yang jauh lebih besar seperti Wo Long dan Nioh masuk ke dalam kategori rilis utama. Untuk kategori ini, mereka sangat menaruh ekspektasi tinggi pada Wo Long 2: Wings of Ember buatan Team Ninja serta Attack on Titan 3 dari Omega Force.
Selain itu, proyek misterius bernama FUJI nampaknya masih dirahasiakan, dan kemungkinan kedepannya akan ada pengumuman lebih lanjut lagi mengenai proyek Koei Tecmo dengan dukungan pemerintah Jepang tersebut.
Bagaimana menurut kalian dengan strategi Koei Tecmo kali ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya!



