Di sesi paneling selanjutnya, kami DirektoriGim berkesempatan untuk meliputi topik tentang bagaimana mengembangkan video game lewat sebuah komunitas.
~ Seperti bagaimana membentuk komunitas yang solid terhadap game yang sedang dikembangkan? Apa yang diperlukan developer untuk menangani komunitasnya? Dan lalu apa saja Feedback yang diperlukan oleh komunitas untuk ke developernya?
Pada sesi Panel kedua ini, di isi oleh Gerald Matasik selaku Community/Manager, Toge Production. Novita Laksmi selaku Game Community Manager. Dan Andre Agam selaku Corporate Affair Officer, Digital Happines, dan sebagai moderator untuk memandu arah jalan diskusinya.

“Kenali & Dengar Komunitasmu”
Panel ini membahas banyak hal yang perlu diterapkan oleh para developer yang ingin mengembangkan game mereka lewat komunitas dengan berbagai cara. seperti cara menyaring komunitas yang berbeda-beda, cara berkomunikasi dengan mereka, hingga bagaimana pandangan dan masukan komunitas harus ditindak dengan benar dan tepat.
Salah satunya, ialah membedah cara menyaring feedback. seperti membedakan respons negatif, mencari pola yang berulang, lalu memvalidasi masalahnya bersama dengan komunitas tersebut.
“Mulai Dari Grup WhatsApp (WA)”
Tips membangun komunitas game bisa dimulai sesederhana mungkin. misalnya lewat grup WahtsApp sebagai grup kecil yang punya dedikasi tinggi. Tidak harus langsung terjun lewat platform besar Discord atau media sosial lain yang dapt menampung banyak orang sekaligus lewat platform tersebut
Kunci Utama : Developer harus bisa meng-handle komunitasnya dengan baik untuk dapat menentukan arah game yang akan dituju. Karena Proses yang pasti akan membuahkan dedikasi tinggi dari komunitas yang ikut berkontribusi dalam pengembangan game yang sedang dikerjakan oleh para developer



