Midgar Studio Ditutup, Tapi Edge of Memories Akan Tetap Dirilis
Selamat tinggal, Midgar Studio.
Industri videogame sampai sekarang masih di hantui dengan gelombang PHK. Kabar duka kali ini datang dari Midgar Studio, developer di balik RPG Edge of Eternity yang bernaung di bawah Nacon.
Studio asal Prancis tersebut terpaksa ditutup selamanya setelah pengadilan menjatuhkan putusan likuidasi.
Keputusan pahit ini tidak bisa dihindari karena Midgar Studio gagal menemukan pihak pembeli yang bersedia mengambil alih kepemilikan studio mereka. Jérémy Zeler-Maury, salah satu pendiri Midgar sekaligus CTO Nacon saat ini, membagikan salam perpisahan yang emosional melalui postingan akun LinkedIn miliknya.
“Selama beberapa minggu terakhir, kami berupaya hingga akhir untuk menemukan solusi yang dapat menyelamatkan tim dan studio ini,” tulis Zeler-Maury. Namun, keterbatasan waktu dalam proses likuidasi membuat semua upaya penyelamatan tersebut berujung buntu.
Zeler-Maury mengenang perjalanan panjang Midgar Studio yang didirikan sejak tahun 2008. Studio ini lahir dari sebuah ambisi besar untuk menciptakan game dengan perpaduan unik antara gaya Prancis dan Jepang.
Di akhir pesannya, ia mengucapkan terima kasih kepada para fans yang selalu setia mendukung karya mereka. Ia juga memohon pihak perekrut di industri ini untuk membuka pintu bagi mantan stafnya yang kini kehilangan pekerjaan, karena bakat dan pengalaman mereka sangat berharga.
Meskipun Midgar Studio sudah tidak ada, Nacon akan tetap merilis game penerus Edge of Eternity, yaitu Edge of Memories pada kuartal keempat tahun ini.
Keputusan seperti ini bukanlah hal baru bagi Nacon. Awal tahun ini, Nacon juga menutup Spiders selaku developer GreedFall, namun tetap merilis DLC untuk game tersebut setelah studionya dibubarkan.
Untuk memberikan kualitas terbaik sebagai karya penutup, Edge of Memories melibatkan sejumlah veteran di genre JRPG. Beberapa veteran tersebut pernah menangani karya-karya legendaris dari franchise seperti:
Nier Automata
Xenoblade Chronicles
Chrono Trigger
Meskipun diisi oleh talenta yang luar biasa, performa Edge of Memories di pasaran nanti masih menjadi tanda tanya besar. Sebagai perbandingan, Edge of Eternity sebelumnya gagal mencetak kesuksesan masif dan hanya mampu menyentuh angka 736 pemain bersamaan (peak concurrent players) di platform Steam.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik dengan game terakhir dari Midgar Studio ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya ya.






