Nintendo Switch Pertama Masih Tetap Dijual Untuk Wilayah Selain Eropa
Sedikit klarifikas mengenai kekhawatiran Nintendo Switch pertama.
Sebelumnya kita mendapatkan kabar kalau Nintendo Switch akan dihentikan produksinya khusus untuk Eropa. Alasan dibalik pemberhentian ini karena Nintendo Switch masih tidak memenuhi persyaratan dari peraturan Uni Eropa mengenai baterai yang harus bisa di ganti oleh penggunanya langsung.
Kabar ini sempat mencuat berbagai kekhawatiran dari para fans yang dimana mereka khawatir ini bisa saja terjadi secara global langsung semenjak Switch 2 telah hadir dan beranggapan era Switch akan berakhir.
Berdasarkan informasi dari VGC, perwakilan Nintendo kini telah mengklarifikasi bahwa penghentian penjualan Switch 1 hanya berlaku untuk wilayah Eropa saja.
“Kami berencana untuk terus menjual Nintendo Switch di luar wilayah operasional bisnis Nintendo of Europe,” ucap perwakilan tersebut.
Awal minggu ini, Nintendo juga membagikan informasi bahwa beberapa produk Switch 2 akan hadir dengan fitur baterai yang bisa diganti langsung oleh pengguna (user-replaceable) khusus di Eropa mulai akhir tahun ini. Konsol versi baru beserta aksesorinya ini akan mengalami sedikit penambahan berat dan pengurangan kapasitas baterai.
Sebagai informasi, konsol Nintendo Switch generasi pertama akan menginjak usia sepuluh tahun pada tahun depan. Perangkat ini sudah sangat dekat dengan gelar konsol game terlaris sepanjang masa, setelah sebelumnya sukses memecahkan rekor internal Nintendo yang sempat dipegang oleh Nintendo DS.
Hingga tanggal 31 Maret 2026, total 155,92 juta unit konsol Nintendo Switch telah berhasil terjual ke pasaran. Angka tersebut terus menempel ketat pemegang tahta konsol terlaris saat ini, yakni PlayStation 2 dari Sony, yang bertengger kuat di angka 160 juta unit.
Bagaimana menurut kalian? Follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya.



