Half Mermaid memperkenalkan Precognition sebagai proyek anyar dari studio pimpinan Sam Barlow, sosok genius di balik Her Story, Telling Lies, dan Immortality.
Game ini bakal menggabungkan horor sci-fi dengan format FMV live action serta sistem narasi non-linear yang memungkinkan setiap keputusan kalian memengaruhi alur cerita.
Dilansir dari Game Informer, Precognition digarap bareng sutradara ternama Brandon Cronenberg yang sebelumnya sukses menggarap film horor berkelas seperti Antiviral, Possessor, hingga Infinity Pool.
Game ambisius ini akan hadir pada musim semi 2028 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, serta PC.
Kisah di dalam Precognition berpusat pada tokoh Diana, seorang wanita yang dipasangi chip implan otak eksperimental. Implan canggih ini mendadak memberinya kemampuan supranatural untuk melihat berbagai potongan kejadian di masa depan.
Kemampuan mistis tersebut lantas menjadi alat utama dalam investigasi yang dijalankan oleh Diana.
Dia harus menyelami penglihatan masa depan, mengamati detail kejadian tertentu, lalu merekam informasi berharga tersebut ke dalam memorinya saat ini.
Langkah yang kalian ambil terhadap informasi rahasia itu bakal berdampak langsung pada takdir di masa depan.
Lewat mekanik ini, kalian tidak cuma sibuk mencari petunjuk untuk memecahkan teka-teki, tapi juga harus memperhitungkan bagaimana informasi tersebut bisa mengubah jalan cerita berikutnya.
Konsep unik ini menjadi fondasi utama sistem cerita Precognition yang mengawinkan elemen investigasi dengan hukum sebab-akibat.
Kalian diberikan kebebasan penuh untuk menentukan area mana yang ingin diusut serta bagaimana memanfaatkan informasi tersebut sepanjang petualangan.
Pendekatan artistik ini masih punya benang merah yang sangat erat dengan deretan karya jadul milik Half Mermaid.
Judul-judul fenomenal seperti Her Story, Telling Lies, hingga Immortality memang sama-sama mengandalkan rekaman video live action sebagai fondasi utama proses penyelidikan.
Lewat Precognition, Half Mermaid berambisi memperluas formula tersebut demi memberi ruang kebebasan yang lebih masif bagi kalian dalam menentukan arah penyidikan.
Sam Barlow menyebut bahwa timnya selama ini terus menembus batas penulisan cerita non-linear, terutama soal bagaimana kalian dapat merasakan emosi narasi melalui pilihan bebas di dalam game.
Precognition lantas membawa konsep idealis tersebut ke dalam cerita yang berdiri di atas pilar sebab-akibat.
Setiap keputusan kalian bakal memegang kendali penuh atas arah alur cerita, sehingga pengalaman yang dirasakan oleh tiap-tiap dari kalian dipastikan bakal berbeda total.
Sutradara Brandon Cronenberg dipastikan turun tangan langsung dalam proses pengerjaan sekaligus penulisan naskah Precognition.
Rekam jejaknya di kancah sinema dunia tergolong sangat mentereng usai menyutradarai Antiviral pada 2012, Possessor pada 2020, serta Infinity Pool pada 2023 lalu.
Pengalaman matang Cronenberg di genre horor menjadi alasan utama Half Mermaid untuk mengajaknya berkolaborasi secara intensif.
Menurut Sam Barlow, Cronenberg juga sudah sangat paham dengan pendekatan naratif unik yang biasa diterapkan Half Mermaid sejak era Her Story.
Cronenberg sendiri melihat adanya benang merah kuat antara medium film dengan cara game buatan Half Mermaid dalam melempar penonton ke sudut pandang subjektif sang karakter.
Dalam karya film garapannya, nuansa horor biasanya lahir ketika persepsi sang karakter terhadap dunia mulai mengalami distorsi.
Sementara di dalam game garapan Half Mermaid, kalian bisa merasakan sensasi cerita yang beragam akibat keputusan dan gaya investigasi yang kalian terapkan sendiri.
Konsep abstrak inilah yang akhirnya dipatok menjadi pondasi dasar dari proyek kolaborasi epik mereka berdua dalam meracik Precognition.
Proyek Precognition sebenarnya sempat dipamerkan secara samar-samar ke publik beberapa waktu lalu.
Pada Januari 2024, Half Mermaid sempat memperkenalkan proyek misterius ini dengan nama sandi Project C sebagai salah satu dari dua game yang sedang mereka persiapkan.
Pada masa itu, proyek rekannya sempat diperkenalkan dengan julukan Project D, walau sampai detik ini Half Mermaid masih enggan membeberkan rincian dari game tersebut.
Precognition juga sempat dirumorkan menjalin kerja sama dengan Blumhouse Games usai pamer logo di gelaran Summer Game Fest 2024. Namun, kerja sama tersebut kini dipastikan tidak lagi berlanjut di dalam informasi terbaru proyek ini.
Suntikan dana untuk pengerjaan Precognition kini dipegang penuh oleh Kinetic Publishing, divisi penerbit milik Kinetic Games yang dikenal luas sebagai kreator Phasmophobia.
Pihak Kinetic Publishing bahkan ikut memamerkan game ini secara bangga dalam acara showcase mereka pada 12 Agustus kemarin.
Proses pengerjaan Precognition saat ini masih berada di tahap awal dan belum memiliki kepastian tanggal rilis yang mendetail.
Half Mermaid juga masih memilih untuk merahasiakan daftar jajaran aktor penampil maupun detail utuh dari sistem investigasi yang bakal kalian mainkan nanti.
Walau begitu, pengumuman awal ini sukses memberikan gambaran yang cukup terang mengenai arah dan skala proyeknya.
Half Mermaid kembali mengandalkan format live action yang sudah menjadi identitas kuat mereka, lalu menyuntiknya dengan narasi masa depan, pilihan dinamis, serta konsekuensi nyata di setiap keputusan.
Precognition ditargetkan akan hadir pada musim semi 2028 untuk platform PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, serta PC.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian menunggu game ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya ya!



