Review UNDERGROUNDED: Game Puzzle Adventure Yang Penuh Dengan Sejarah Pop Amerika!
Jujur, ini game Puzzle Adventure menarik yang pernah kumainkan!
Kalau kita membahas tentang game puzzle, sebenarnya genre ini memiliki beragam variasi. Biasanya, para developer indie lebih sering berkumpul pada genre ini untuk menuangkan ide-ide kreatif mereka. Ada yang mencampurkan puzzle dengan roguelite, adventure, horror, dan masih banyak lagi.
Kali ini, kami berkesempatan untuk mereview sebuah game puzzle dari developer indie GameStudio dan pihak publisher room6.
Game ini berjudul UNDERGROUNDED. Sebuah game puzzle adventure di mana kalian akan diajak menjelajahi sejarah pop Amerika. Namun sebelum saya melanjutkan review ini, saya secara pribadi ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak Neon Noroshi yang telah menyediakan review copy dari gamenya.
Story Overview
Kisah game ini berawal ketika sang protagonis bernama Scott berniat untuk melamar kekasihnya, Olivia. Sayangnya, lamaran Scott ditolak sehingga membuatnya patah hati.
Scott pun berniat pulang dan melupakan segalanya. Namun apesnya, cincin tunangan dan yang awalnya ditujukan untuk Olivia tidak sengaja jatuh ke dalam saluran bawah tanah.
Scott langsung mencarinya hingga ke stasiun kereta bawah tanah dan bertanya kepada orang-orang di sana mengenai cincinnya, tetapi sayangnya tidak ada satu pun yang melihat benda tersebut.
Meski begitu, Scott masih belum putus asa dan dia pun nekat untuk masuk lebih dalam lagi.
Yang tidak di sangka, terowongan bawah tanah ini justru membawanya menuju berbagai ingatan tentang sejarah pop Amerika dari era 80-an dan tahun-tahun sebelumnya, lengkap dengan lokasinya.
Konsep cerita ini terdengar sangat unik. Setelah membacanya, mungkin kalian akan bertanya apakah game ini mengusung tema perjalanan waktu (time travel). Secara halus bisa dibilang iya, namun secara harfiah tidak sepenuhnya benar karena latar waktu gamenya masih berada di Amerika masa kini.
Apakah kalian berpikir hanya Scott saja yang berada di tempat tersebut? Tentu saja tidak.
Ada banyak orang lain dari masa kini yang akan Scott temui, dan mereka masuk ke sana dengan alasannya masing-masing. Dari sini, kalian bisa melihat latar belakang cerita mereka ketika berinteraksi langsung.
Disisi lain, game ini juga dipenuhi oleh hal hal yang sempat panas dalam sejarah Amerika sendiri seperti sebuah konspirasi, tekanan politk, dan masih banyak lagi.
Semua hal ini membuat elemen naratif dalam gamenya terasa padat akan detail dan kaya akan narasi.
Gameplay
Dari aspek gameplay, judul ini mengusung konsep interactive puzzle. Pada umumnya, kalian harus memperhatikan setiap sudut ruangan secara seksama untuk mencari objek yang bisa di interaksi.
Namun, mekanik gameplaynya tidak berhenti sampai di situ saja. Mungkin format interactive puzzle biasa terdengar membosankan bagi sebagian orang, tetapi game ini justru menghadirkan berbagai elemen homage menuju arcade klasik!
Jadi, ada game di dalam sebuah game? Ya, benar sekali. Apalagi homage retro arcade tersebut memberikan semacam kekuatan spesial yang dipakai untuk melawan bos di dalam gamenya.
Konsep ini mungkin terdengar sedikit absurd, namun eksekusinya terasa pas karena mereka benar-benar memanfaatkan mini-game tersebut menjadi senjata utama sekaligus kunci untuk melanjutkan progres ke level berikutnya.
Format homage arcade dari gamenya ada bermacam-macam. Untuk menghindari spoiler, saya hanya akan menyebutkan beberapa contoh saja, seperti Zelda 2D, Space Invaders, dan masih banyak lagi.
Visual dan Musik
Walaupun gamenya dibangun sepenuhnya dalam format 2D, visual yang disajikan tetap memanjakan mata. Bagian latar belakangnya dibuat sepenuhnya menggunakan handdrawn dan dipercantik dengan polesan handpainting yang rapi.
Desain karakternya digambarkan dengan gaya ala komik Barat. Bentuknya cukup sederhana namun memiliki ciri khas yang mudah diingat.
Karakter-karakter ini terlihat menonjol tetapi tetap menyatu dengan baik ketika ditempatkan pada latar belakang gamenya.
Selain itu, art direction nya juga memberikan efek Chromatic Aberration yang dimana efek ini membuat visualnya terlihat lebih berdimensi layaknya ditangkap melalui lensa kamera.
Tidak hanya sebatas visual saja, musik yang mengaliri setiap era tahun yang kalian jelajahi juga digarap dengan sangat baik. Kalian akan ditemani oleh berbagai alunan nada yang menyesuaikan dengan tema waktu dari lokasinya.
Overall
Secara keseluruhan, UNDERGROUNDED merupakan game yang solid, baik dari sisi narasi, visual, gameplay, maupun aspek pendukung lainnya. Jika ditanya apakah gamenya terasa repetitif, menurut saya tidak.
Beberapa variasi mini-game dari homage arcade yang disediakan memberikan kesan yang tidak repetitif dan nilai replayability yang baik.
Menurut pendapat saya, judul ini sangat cocok buat para gamer casual yang mungkin sedang mencari hal baru atau sekadar ingin mencoba game puzzle untuk pertama kalinya. 9/10.
Sekian review untuk UNDERGROUNDED, sampai jumpa pada pembahasan game selanjutnya!














