Grand Theft Auto VI bakalan jadi game single-player terbesar pertama oleh Rockstar Games di tahun ini setelah Red Dead Redemption 2 yang dirilis pada 2018 lalu.
Mungkin diantara kita sempat khawatir kalau menunggu game barunya bakal memakan waktu yang lama, namun pihak Rockstar Games memberikan jawabannya untuk hal tersebut.
Dilansir dari wawancara Bloomberg yang dikutip oleh VGC, Rockstar ingin memakai fondasi dari GTA VI agar tidak perlu memulai proses development dari awal lagi.
Phil Hooker dan Aaron Garbut selaku studio heads Rockstar menjelaskan kalau teknologi, tools, serta tim yang dibentuk selama pengembangan GTA VI akan tetap digunakan dalam proyek berikutnya.
“Engine, tools, dan tim yang kami bangun selama proyek ini akan membantu kami mengerjakan berbagai hal dengan lebih cepat. Saya yakin kami bisa membangun dari fondasi ini dan bergerak lebih menyamping daripada terus memperbesar skala untuk membuat konten yang lebih menarik,” ujar Phil Hooker.
Aaron Garbut menambahkan kalau Rockstar memang mengubah banyak hal dari fondasi development dalam proyek GTA VI. Namun, perubahan tersebut tidak akan dibongkar setelah gamenya selesai.
“Kami mengubah banyak hal secara mendasar dalam proyek ini. Namun, sekarang semuanya sudah selesai dan kami tidak akan membongkarnya lagi,” kata Aaron Garbut.
Pernyataan ini menjadi kabar yang cukup penting mengingat pengembangan game Rockstar Games sendiri dikenal membutuhkan waktu yang panjang.
Kalau melihat jarak perilisan game dari Rockstar sebelumnya, kekhawatiran tersebut cukup masuk akal. Jeda antara Red Dead Redemption 2 dan GTA VI mencapai 8 tahun, sedangkan jarak antara GTA V dan GTA VI bahkan sampai 13 tahun
Hooker dan Garbut tentunya tidak menyebut kapan proyek Rockstar Games berikutnya akan dirilis. Mereka juga tidak mengatakan apakah game tersebut bakal menjadi Red Dead Redemption baru atau proyek lain.
Garbut menjelaskan bahwa GTA VI merupakan hasil dari pengalaman Rockstar selama puluhan tahun, termasuk pengetahuan dari staff yang sudah bekerja di studio tersebut dalam waktu lama.
“Tiga puluh tahun terakhir adalah latihan untuk mencapai titik ini. Tim kami dan kami sebagai individu sudah mengerjakan hal tersebut dalam waktu yang sangat lama. Karena itu, ada pemahaman dan pengetahuan bersama, termasuk cara yang lebih cepat untuk menjawab berbagai pertanyaan,” jelas Garbut.
Dengan engine, tools, dan tim yang sudah terbentuk, Rockstar berharap proses pengembangan berikutnya bisa berjalan lebih efisien. Namun, pernyataan ini bukan berarti game berikutnya akan hadir dalam waktu dekat.
Bagaimana menurut kalian dengan pernyataan Rockstar Games mengenai pengembangan game berikutnya? Follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya!




