GTA VI sendiri ternyata telah di kembangkan sejak tahun 2015. Dan setiap ide satirenya sendiri di pilih dengan cermat.
Namun kalian penasaran tidak, kenapa ide satirenya justru masih relevan sampai gamenya selesai dikembangkan?
Dilansir dari GamesRadar+, Rob Nelson selaku co-lead Rockstar North kini menjelaskan bahwa proses produksi yang panjang membuat tim developer harus berhati-hati dalam menentukan ide yang akan dimasukkan ke dalam game.
Sebagian besar tim mulai fokus mengerjakan GTA 6 setelah Red Dead Redemption 2 dirilis pada 2018.
Sejak menentukan sudut pandang cerita, menulis naskah, mencari pemeran, melakukan pengambilan gambar, hingga memasukkan konten ke dalam game, setiap idenya perlu waktu yang begitu panjang untuk diwujudkan.
Dalam wawancara bersama media Prancis TroisCouleurs, Nelson ditanya apakah Rockstar mengikuti berita terkini, seperti pandemi COVID-19, untuk mencari bahan satire dalam GTA 6.
Nelson menjelaskan bahwa selalu ada banyak situasi dan perilaku manusia yang bisa dijadikan bahan satire. Namun, Rockstar tidak bisa langsung memasukkan setiap isu yang sedang ramai dibicarakan karena topik tersebut mungkin sudah berubah atau tidak lagi relevan ketika game selesai dikembangkan.
“Kami mengembangkan game melalui siklus yang sangat panjang. Game ini sudah dikembangkan sejak 2015, sementara sebagian besar tim mulai mengerjakannya setelah Red Dead Redemption 2 dirilis pada 2018. Kami harus sangat berhati-hati dalam memilih ide karena proses untuk menentukan sudut pandang, menulis, mencari pemeran, melakukan pengambilan gambar, hingga memasukkannya ke dalam game membutuhkan waktu yang lama.” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Rockstar berusaha memilih ide yang dapat bertahan dari perubahan waktu dan tetap sesuai dengan cerita serta world GTA 6.
“Kami selalu memikirkan apakah sesuatu bisa bertahan dari ujian waktu. Kami hanya memilih hal-hal yang sesuai dengan cerita dan world yang ingin kami hadirkan. Akan selalu ada situasi konyol dan perilaku manusia yang bisa dijadikan satire, tetapi kami harus berhati-hati dalam memilihnya.” ucapnya.
Beberapa contoh satire sudah terlihat dalam cuplikan GTA 6. Salah satunya adalah adegan seorang streamer yang berusaha mendapatkan momen viral di jalanan Vice City.
Cuplikan lain juga memperlihatkan sejumlah iklan televisi di dalam game. Rockstar sebelumnya sering menggunakan iklan fiktif sebagai cara untuk menghadirkan komentar sosial melalui world Grand Theft Auto.
Namun, detail mengenai isu atau peristiwa tertentu yang akan disindir dalam GTA 6 masih belum diketahui. Rockstar juga belum menjelaskan apakah game tersebut akan menyinggung pandemi COVID-19 atau tokoh politik tertentu.
Grand Theft Auto VI akan hadir pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Bagaimana menurut kalian dengan pendekatan satire Rockstar di GTA 6? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya ya!



