Romancing SaGa 3: Destinies United akan membawa remake 3D penuh dari Romancing SaGa 3, JRPG yang pertama kali dirilis di Jepang pada 1995. Game ini tetap mempertahankan sistem skenario bebas yang membuat pilihan pemain dapat memengaruhi arah petualangan.
Cerita dimulai ketika Morastrum, Star of Death yang muncul setiap 300 tahun, kembali mengancam dunia. Pemberontakan di Loanne kemudian membuka jalan bagi ancaman yang lebih besar ketika Four Sinistrals berusaha membuka kembali gerbang menuju Abyss.
Kalian bisa memilih satu dari delapan protagonist dengan cerita masing-masing. Sepanjang perjalanan, lebih dari 20 ally juga dapat direkrut untuk bergabung ke dalam party.
Urutan cerita tidak sepenuhnya ditentukan sejak awal. Kalian dapat memilih kisah yang ingin diikuti, merekrut ally, serta menentukan kapan harus menghadapi para Sinistrals. Pilihan tersebut akan membentuk pengalaman yang berbeda dalam setiap playthrough.
Remake ini menggunakan visual 3D yang terinspirasi dari pixel art dan ilustrasi karya Tomomi Kobayashi. Desain character ditangani oleh Yoshiro Ambe, sementara world Romancing SaGa 3 dibangun kembali dalam bentuk 3D.
Sistem battle tetap membawa sejumlah elemen khas seri SaGa, termasuk Glimmer dan Formation. Destinies United juga memperkenalkan sistem battle berbasis timeline serta United Attacks yang memungkinkan party melancarkan serangan gabungan.
Setiap character dapat menggunakan hingga dua senjata sekaligus. Equipment yang dipakai juga memengaruhi Defense dan encumberment, sehingga susunan gear bisa berdampak pada Speed character saat battle.
Kalian dapat mengganti komposisi party dari pub atau save point. Character yang sedang tidak masuk party tetap memperoleh Technique Points, sehingga mereka masih bisa mendapatkan experience meski tidak ikut bertarung.
Sistem Renown juga memberikan perkembangan tambahan. Menyelesaikan quest dan objective akan meningkatkan Renown Rank, yang kemudian dapat membuka lebih banyak ability slot serta memperluas pilihan United Attacks.
Pidona Workshop digunakan untuk forge dan reforge equipment dengan aurum serta material. Workshop ini dapat dikembangkan dengan mencari para smith yang tersebar di berbagai wilayah. Renown yang lebih tinggi juga memungkinkan kalian memperkuat sacred relic milik Matriarch menggunakan Destinite.
SQUARE ENIX turut menambahkan beberapa Formation baru. Salah satunya berfokus pada perpaduan serangan melee dan ranged, sedangkan Formation lain meningkatkan Speed seluruh ally dan memperkuat Defense character di posisi depan.
Tech, evasion, spell, serta ability dapat dikuasai melalui battle. Setelah dikuasai, skill tersebut bisa diajarkan kepada character lain dalam kondisi tertentu. Setiap character juga memiliki unique ability yang dapat terbuka lewat battle atau perkembangan cerita.
Battlefield dapat memiliki ley line affinity yang memperkuat spell dari school tertentu. Penggunaan spell dari school yang berlawanan bisa mengubah ley line untuk sementara, sehingga pemilihan spell perlu disesuaikan dengan kondisi battle.
Romancing SaGa 3: Destinies United akan tersedia untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Xbox PC, dan PC via Steam pada 16 Februari 2027. Versi Steam akan tersedia sehari setelahnya, pada 17 Februari.
Digital Deluxe Version berisi base game, costume tambahan, equipment, fitur untuk mengganti battle BGM, Formation tambahan, serta item untuk minigame Business dan War Mode. Pembelian sebelum perilisan juga memberikan early access hingga 72 jam.
Bonus lainnya mencakup Tatyana’s Piggy Bank yang meningkatkan aurum dari battle, How to be a Hero yang menambah Technique Points, serta Leon’s Crown yang memungkinkan pemakainya menggunakan spell Solar bernama Light Ball. Pemilik Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven juga dapat memperoleh bonus item melalui save data link.
Bagaimana menurut kalian dengan remake 3D penuh Romancing SaGa 3: Destinies United? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya!










