Type or Die: Game Typing Roguelite dengan Visual Abad Pertengahan
Saatnya memangku aksara sebagai senjata!
Mungkin kamu sudah mengenal game-game indie yang menekankan typing sebagai mechanic atau gimmick utamanya, seperti Cryptmaster dari Akupara Games yang mengharuskanmu mengetik kata-kata yang muncul di layar untuk berinteraksi dengan dunia game-nya, atau Glyphica: Typing Survival dari aliasBlack yang melatih kecakapanmu dalam menggunakan keyboard melalui gameplay ala arena shooter. Kini, solo developer dari Prancis bernama Hunt Games menambahkan satu game typing lagi dengan nuansa ala lukisan abad pertengahan yang bisa kamu coba sekarang berjudul Type or Die.
Di game ini, layout permainannya mirip permainan board game yang menggunakan bidak, dadu, dan kartu: kamu memainkan bidak yang berbentuk kesatria kuda; kamu baru bisa bergerak setelah melempar dadu dan jumlah petak yang bisa kamu langkahi ditentukan oleh angka yang terlihat pada dadu.
Di sela-sela giliranmu melempar dadu, kamu juga harus memilih kartu skill pasif/aktif, misalnya peningkatan stat-mu, pengurangan kecepatan serangan musuh, atau penambahan buff armor-mu. Di sela-sela lempar dadu inilah satu-satunya kesempatanmu untuk mulai membangun build dan mengakumulasi stat secara bertahap sebelum menghadapi musuh.
Saat kamu melewati petak yang ada musuhnya, kamu akan melawan musuh tersebut dengan mengetik kata-kata yang muncul. Jika kamu berhasil mengetik kata-katanya sebelum batas waktu habis secara berturut-turut, musuh enggak akan punya kesempatan untuk membalas seranganmu. Setiap musuh yang berhasil kamu bunuh akan menambah satu kartu ke koleksimu.
But beware, semakin tinggi levelmu atau semakin rumit build stat-mu, kata-kata yang muncul juga akan bisa bertambah panjang dan banyak. Namun, kalau kamu yakin bisa mengetik dengan cekatan, ini malah bisa jadi tantangan tersendiri yang menbuat gameplay-nya tambah seru.
Nantinya, setiap kali kamu berhasil mengalahkan musuh boss di petak tertentu, kamu akan diberi opsi untuk memilih power up yang berlaku di sepanjang run—tenang, seperti game roguelite pada umumnya, kamu juga bisa reroll kok, in case kamu kurang sreg sama pilihannya.
Di sini kamu enggak cuma mengalahkan musuh-musuh saja, karena ada beberapa petak yang menyediakan surprise-surprise lain, seperti peti harta karun yang berisi kartu (yang dibuka dengan mengetik “open”) dan goblin yang memaksamu menyerahkan salah satu kartu agar bisa lewat.
Konsepnya memang agak rumit di awal, tapi surprisingly fun setelah dicoba. Kalau kamu tertarik untuk mencobanya juga, demo game-nya sudah dirilis di Steam—beserta demo game-game lain di Steam Next Fest 2026 yang berlangsung mulai hari ini hingga 22 Juni besok.
Sekian dulu info yang bisa kami share untuk kali ini. Jangan lupa follow DirektoriGim supaya kamu enggak ketinggalan berita-berita game berikutnya, ya!
#direktorigim #typeordie #typinggame #indiegaming #steam #steamnextfest











Aduh satu lagi game type tapi cewek gal bahasanya slang lupa judul
Game ini ama itu menurut mu bagus mana ?