NIS America mengumumkan bahwa Village in the Shade telah terjual lebih dari 250.000 kopi di Jepang, menjelang kehadirannya di Amerika Utara dan Eropa.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, NIS America memperkenalkan soundtrack original game ini yang diberi nama Sounds from the Shade. Soundtrack tersebut berisi 38 lagu dalam dua disc, sehingga kalian bisa menikmati musik dari Kagatsu saat bertani, menambang, atau sekadar berusaha bertahan dari gangguan hantu.
Sounds from the Shade akan tersedia dalam setiap paket Limited Edition.
NIS America juga membagikan roadmap konten untuk Village in the Shade. Saat game hadir, dua free patch update akan menambahkan furniture, livestock, fitur catalog, serta perluasan area farmland.
Update tersebut juga akan menghadirkan event ulang tahun baru untuk protagonis dan konten tambahan lainnya.
Konten yang lebih besar direncanakan hadir melalui DLC pada Spring 2027. DLC ini akan menambahkan skenario, gameplay system baru, standalone event, serta map baru.
Village in the Shade membawa kalian ke Kagatsu, sebuah desa pegunungan di Jepang yang menyimpan banyak rahasia. Sebagai game farming sim dengan visual hand-painted, kalian bisa menanam tanaman, menata homestead, dan berteman dengan berbagai karakter di desa.
Kagatsu juga menawarkan aktivitas santai seperti duduk di tepi sungai, melihat bunga sakura bersama tetangga, atau berjalan-jalan di sekitar desa. Namun, ada beberapa aturan yang harus kalian ikuti: jangan berbicara dengan orang asing, jangan meninggalkan desa, dan jangan keluar pada malam hari.
Bagi kalian yang tidak terlalu kuat menghadapi horror, tersedia mode Village in the Sunshine. Mode ini membuat kalian tidak bisa melanggar aturan, sehingga pengalaman bertani, berburu, memancing, dan menjalani kehidupan di desa dapat berlangsung dengan lebih tenang.
Kalian juga bisa membeli furniture di kota untuk menghias rumah. Resource yang dikumpulkan dari lahan dapat digunakan untuk membuat pagar serta berbagai item lain bagi homestead.
Festival tradisional Jepang, seperti festival musim panas dan kegiatan melihat bunga sakura, menjadi bagian dari kehidupan di Kagatsu. Kalian dapat mengikuti kegiatan tersebut sambil mempererat hubungan dengan tetangga.
Di sisi lain, kalian bisa mencari tahu rahasia desa jika berani mengambil risiko. Jika memilih untuk mengikuti aturan, ada bagian Kagatsu yang mungkin tidak akan pernah kalian lihat.
Village in the Shade sudah tersedia di Jepang. Sementara itu, versi global untuk Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, PlayStation 5, dan PC melalui Steam akan hadir pada 27 Oktober 2026.
Limited Edition Village in the Shade sudah tersedia untuk preorder dengan harga $89,99 atau sekitar Rp1,61 juta. Paket ini berisi game, collector’s box, art book, original soundtrack, acrylic block, dan satu set metal pin.
Bagaimana menurut kalian dengan konsep farming sim yang meminta kalian mengikuti aturan agar tidak bertemu sisi gelap desa? Apakah kalian lebih tertarik memainkan Village in the Shade atau mode aman Village in the Sunshine? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya!







