Xbox kini kembali melakukan restrukturisasi sebagai bagian dari “reset” yang sebelumnya diumumkan awal tahun ini.
Dalam pesan internal yang dibagikan Matt Booty kepada seluruh karyawan Xbox, ia menyebut 268 posisi akan dihapus dari Halo Studios, studio first-party lain, serta divisi manajemen dan central fuction dari Xbox Game Studios.
Bersama pelepasan beberapa studio yang sudah dilakukan sejak Juli, langkah tersebut membuat proses restrukturisasi Xbox yang sebelumnya diumumkan kini memasuki sekitar tiga perempat dari tahap penyelesaiannya.
Booty menyampaikan apresiasi kepada para karyawan yang terdampak serta pekerjaan yang sudah mereka bangun.
Ia juga mengakui bahwa keputusan ini menjadi masa yang sulit bagi mereka yang harus meninggalkan Xbox dan tim yang masih bekerja bersama mereka.
Selain menghapus posisi, Xbox akan mengatur ulang tanggung jawab sejumlah studio dengan jumlah unit bisnis yang lebih sedikit. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat franchise, menyatukan kelompok yang sudah sering bekerja sama, serta memusatkan kemampuan publishing di bawah struktur yang lebih jelas.
Activision akan mengambil tanggung jawab atas World’s Edge dan Rare. Mereka juga akan mengembangkan game Halo berikutnya melalui tim baru yang dibentuk khusus untuk proyek tersebut.
Tim ini akan bekerja secara terpisah dari pengembangan dan rencana Call of Duty yang sedang berjalan. Sementara itu, tim kecil di Halo Studios akan tetap menangani dukungan untuk komunitas dan game Halo yang sudah tersedia.
Bethesda juga akan menangani Obsidian. Studio tersebut akan terus mengerjakan proyek yang sudah berjalan, termasuk Grounded, serta proyek Fallout baru yang dibuat bersama Bethesda Game Studios.
King akan mengambil tanggung jawab atas Microsoft Casual Games. Dengan begitu, dua tim yang menjadi bagian penting dalam pengembangan game casual dan layanan live akan disatukan dalam satu struktur.
Playground Games dan Turn 10 juga akan merger menjadi satu studio yang berfokus pada franchise Forza dan Fable. Kedua studio tersebut sudah bekerja sama sebagai partner kreatif selama lebih dari satu dekade, dan perubahan ini akan menyatukan pekerjaan mereka secara formal.
Xbox juga memberikan update mengenai pelepasan beberapa studio.
Compulsion Games dan Double Fine sebelumnya sudah kembali dikelola oleh manajemen mereka bersama IP, katalog game lama, dan pendanaan operasional.
Undead Labs kini menjalani proses serupa dan akan merilis State of Decay 3 pada hari pertama melalui Game Pass bersama publisher baru.
Sayangnya, dua kesepakatan terpisah untuk Ninja Theory gagal tercapai. Xbox akan memulai konsultasi dengan karyawan terkait rencana penutupan studio tersebut, sambil tetap mencari kemungkinan lain.
Konsultasi mengenai Arkane masih berlangsung dan diperkirakan berlanjut hingga akhir 2026.
Booty meminta seluruh tim Xbox untuk fokus mendukung orang-orang yang terdampak dan menjaga satu sama lain selama proses ini.
Ia juga menyebut timnya akan berkumpul dalam town hall pada 6 Oktober untuk membahas perkembangan restrukturisasi serta beberapa game yang disebut sebagai salah satu yang terkuat dalam sejarah Xbox.
Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya ya.



