Xbox Pangkas 3.200 Karyawan dalam Restrukturisasi Terbaru
Restrukturisasi ini menjadi bagian dari 100 Days Xbox Reset.
Kabar PHK terdengar lagi dari Xbox, yang dimana CEO nya telah menerbitkan memo internal yang mengumumkan langkah restrukturisasi terbesar dalam sejarah perusahaan mereka.
Dalam memo tersebut, terungkap bahwa manajemen akan memangkas total 3.200 karyawan hingga tahun fiskal 2027, dengan 1.600 posisi di antaranya langsung diberhentikan di hari ini juga.
Perombakan besar ini tentunya berefek ke pelepasan empat studio game di bawah naungan Xbox. Double Fine dan Compulsion Games telah resmi kembali manajemen lamanya dan menjadi studio independen.
Sedangkan Ninja Theory dan Undead Labs telah dialihkan ke pemilik baru dengan jaminan pendanaan penuh demi menyelesaikan proyek permainan mereka saat ini. Disisi lain, Arkane di Prancis masih perlu memulai tahap konsultasi untuk menentukan arah strategis nasib studionya.
Asha selaku CEO dari Xbox juga secara terang terangan menyatakan kalau bisnis dari Xbox saat ini tidaklah sehat. Dan itu semua disebabkan oleh krisis hardware serta biaya operasional yang membengkak.
Strategi ekspansi sebelumnya ternyata menimbulkan banyak kerugian, dengan catatan hilangnya 64 sen untuk setiap dolar yang mereka investasikan pada studio independen. Dan sebagai solusinya, Xbox kini merampingkan struktur manajemen mereka maksimal hingga lima tingkat saja demi mempercepat proses pengambilan keputusan.
Selain itu, langkah efisiensi ini disertai dengan pengangkatan Helen Chiang sebagai Chief Operating Officer untuk memimpin operasional Xbox secara menyeluruh. Memo tersebut juga mengonfirmasi masa pensiun dari Dave McCarthy setelah 17 tahun mengabdi dan mengembangkan platform Xbox hingga sekarang.
Walaupun banyaknya lay-off, Asha tegaskan tidak ada proyek game first party mereka yang sudah diumumkan ke publik ikut dibatalkan.
Bagaimana menurut kalian dengan memo xbox kali ini? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita videogame lainnya.



