Yoko Taro dan Keisuke Okabe kali ini membahas pendekatan mereka dalam membuat game serta rencana masa depannya masing-masing pada sesi talk di acara The Tenth Mosaic.
Dilansir dari 4Gamer dan Denfaminicogamer yang diterjemahkan oleh AUTOMATON West, satu topik yang muncul adalah keinginan Okabe untuk mengembangkan JRPG.
Keisuke Okabe mengatakan bahwa ia ingin membuat JRPG 3D. Namun, ia juga tertarik mencoba format 2D karena gaya visual tersebut lebih dekat dengan pengalaman kreatifnya.
Menurut Okabe, sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengembangkan JRPG 2D. Ia merasa belum ada game yang menjadi judul definitif di pasar sejak Undertale.
Sedangkan Yoko Taro memiliki pandangan yang berbeda mengenai rencana masa depannya. Kreator Drakengard dan NieR tersebut mengatakan bahwa saat ini tidak ada proyek tertentu yang benar-benar ingin ia buat.
Bagi Yoko, Drakengard pertama sudah memberinya kesempatan untuk mewujudkan hampir semua hal yang ingin ia lakukan dalam pengembangan game.
Karena itu, ia merasa impiannya sebagai kreator game telah tercapai.
Ia menggambarkan pekerjaan yang dilakukan setelahnya sebagai masa sisa hidupnya. Dari sisi finansial, Yoko juga merasa tabungan dan uang pensiunnya sebentar lagi cukup untuk membuatnya bertahan tanpa harus bekerja lagi.
Ia kemudian mengatakan bahwa secara emosional, dirinya merasa sudah selesai bekerja.
“Jadi, kalau dilihat dari sisi emosional, semuanya sudah selesai. Saya sudah selesai bekerja dan tidak ingin melakukannya lagi,” ujar Yoko Taro dalam sesi tersebut.
Namun, Yoko menyebut “pencegahan demensia” sebagai salah satu alasan dirinya masih membuat game.
Ia mengatakan pernah mendengar cerita tentang orang-orang yang sangat berorientasi pada pekerjaan, tetapi mengalami demensia setelah pensiun.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan bagi Yoko untuk tetap mengembangkan game, meskipun prosesnya sering membuat frustrasi.
“Bahkan sekarang, ada banyak hal dalam pekerjaan saya yang membuat frustrasi. Namun, ketika itu terjadi, saya mengatasinya dengan mengatakan kepada diri sendiri, ‘Ini bagus untuk mencegah demensia,’” kata Yoko.
Saat ini masih belum ada informasi mengenai game baru yang dipimpin oleh Yoko Taro mengingat ia masih terlibat pada project terbaru dari anime Evangelion yang di produksi atas kolaborasi studio khara dan CloverWorks.
Bagaimana menurut kalian dengan pernyataan Yoko Taro mengenai masa depan kariernya? Jangan lupa follow DirektoriGim agar tetap update dengan berita video game lainnya!



